Langsung ke konten utama

Postingan

Belajar dari Sebuah Pensil

Belajar bisa dilakukan dimana saja, baik dari pengalaman, belajar dari orang lain maupun belajar dari lingkungan sekitar. Karena hidup adalah belajar, dari manapun tempatnya, dari siapapun orangnya kita akan bisa menemukan sebuah ilmu baru jika kita mau untuk belajar. Nah, sahabat, Jika mendengar belajar dari pensil mungkin kita akan heran, kita akan berpikir keras, bagaimana mungkin belajar dari alat yang kita pakai, rasanya aneh pastinya. Tapi tunggu dulu, sebelum memvonis aneh, baca dibawah ini dulu.1. Pensil Butuh PenggerakPensil bisa menulis apapun, bisa menggambar apapun, dia bisa menghasilkan karya yang hebat, karya yang indah, bahkan bisa membuat terkenal. Tapi perlu diketahui bahwa, pensil tidak bisa menghasilkan karya tanpa tangan penggerak. Layaknya seperti manusia, manusia tidak bisa bergerak, tidak bisa berkarya tanpa ada yang menggerakkan. Dan DIA lah ALLAH yang menggerakkan manusia, yang memberi ide, yang memberi kemampuan, memberi kekuatan, kesehatan dan nikmat y…

Mari Berwisata Sejenak Menuju Hati yang Lebih Bersyukur

Sahabatku yang berbahagia, tahukah sahabat betapa berharganya nikmat sehat dalam diri kita? Betapa berharganya setiap detik waktu dalam kehidupan kita. Dengan Waktu dan kesehatan, kita mampu berkarya, mampu menebar kebaikan untuk sesama dan melanjutkan hidup yang lebih baik. Pernahkah kita berfikir seperti itu?    Atau justru sebaliknya? yang ada dalam memory otak kita hanyalah sebuah keluh kesah seolah tak ikhlas akan takdir yang diberikan Allah untuk kita. Yang ada dalam benak kita hanyalah rasa yang tak pernah puas akan kenikmatan melimpah yang telah Allah berikan untuk kita? Mari sejenak kita tinggalkan kesibukan-kesibukan dunia kerja kita, menuju tempat yang akan membawa kita menjadi manusia yang lebih indah, manusia yang lebih bersyukur dan menjadi manusia yang senantiasa mengupgrate diri menjadi lebih baik dengan memanfaatkan setiap waktu kita untuk berkarya, untuk berdakwah, dan untuk menebar manfaat kepada sesama.Mari Wisata ke Ruang ICULihat pasien yang sedang berjuang …

Makna Cinta dan Pernikahan

Sahabatku, kali ini izinkan saya berbagi mengenai sebuah kisah yang mengajarkan kepada kita akan makna dari sebuah cinta dan pernikahan. Kisah ini yang akan mengetuk pintu hati kita dalam perjalanan mencari cinta sejati dan bagi yang telah terikat dengan ikatan suci pernikahan, maka akan semakin membuat ikatan tersebut semakin erat. Semoga kisah ini dapat menginspirasi penulis khususnya dan seluruh sahabat. Baiklah langsung saja kita simak kisah berikut.     Suatu hari, Plato bertanya pada gurunya, “Apa itu cinta? Bagaimana saya menemukannya?” Sang Guru menjawab, “Ada ladang gandum yang luas didepan sana. Berjalanlah kamu dan tanpa boleh mundur kembali, kemudian ambillah satu saja ranting. Jika kamu menemukan ranting yang kamu anggap paling menakjubkan, artinya kamu telah menemukan cinta”.      Mendengar perkataan Sang Guru, Plato pun berjalan, dan tidak lama kemudian, dia kembali dengan tangan kosong, tanpa membawa apapun.Gurunya bertanya, “Mengapa kamu tidak membawa satupun ra…

Belajar dari Segelas Susu

Sahabatku, kali ini saya akan berbagi mengenai kisah seorang pemuda yang tak bisa menundukkan pandangannya, setiap kali ia pergi pandangan matanya senantiasa membawanya kepada lembah dosa. Hingga pada suatu hari, pemuda tersebut mendatangi seorang Syaikh (guru pemuda tersebut), ia menceritakan perihal masalah yang dialaminya dan mengatakan "Aku ini seorang pemuda yang memiliki banyak keinginan dan tak bisa menundukkan pandanganku dari apa yang diharamkan (Wanita nonmahram) di pasar. Apa yang harus aku lakukan?"      Syaikh tersebut lalu memberinya segelas susu penuh dan menyuruhnya untuk membawa gelas tersebut ke suatu tempa dengan melewati pasar tanpa menumpahkan setetes pun air susu yang ada didalam gelas tersebut.
Lalu Syaikh tadi memanggil salah seorang muridnya untuk pergi menemani pemuda tadi berjalan di pasar. tugasnya adalah memukul dan mempermalukan pemuda tersebut dihadapan khalayak ramai apabila ia gagal dan menumpahkan air susu dalam gelas. Dan ternyata, pe…

Sosok Guru Tauladan

Disuatu sekolah dasar , ada seorang guru yang selalu tulus mengajar dan selalu berusaha dengan sungguh-sungguh membuat suasana kelas yang baik untuk murid-muridnya.     Ketika guru itu menjadi wali kelas 5, seorang anak, salah satu murid dikelasnyaselalu berpakaian kotor dan acak-acakan. Anak ini malas, sering terlambat dan selalu mengantuk dikelas. Ketika semua murid yang lainnya mengacungkan tangan untuk menjawab kuis atau mengeluarkan pendapat, anak ini tak pernah sekalipun untuk mengacungkan tangannya.      Guru itu mencoba berusaha, tapi tak pernah bisa menyukai anak ini. Dan entah sejak kapan, guru itu pun menjadi benci dan antipati terhadap anak ini. Diraport tengah semester, guru itupun menulis apa adanya mengenai keburukan anak ini.       Suatu hari, tanpa disengaja, guru itu melihat catatan raport anak ini pada saat kelas 1. Disana tertulis "Ceria, menyukai teman-temannya, ramah, bisa mengikuti pelajaran dengan baik, masa depannya penuh harapan." "ini pas…

Mulianya Akhlaq Rasul

Ketika Rasulullah SAW berdakwah di Mekkah dan berjalan melalui lorong-lorong kota, beliau selalu mendapat gangguan dari seorang nenek dari golongan Quraisy yang tinggal disebuah rumah. Oleh nenek tersebut, terkadang Rasulullah SAW disiram dengan air yang baunya sangat menyengat, tak jarang pula beliau dijatuhi tanah kotor dan bebatuan. Meski demikian, Rasulullah SAW tetap menerima ujian itu dengan sabar.       Pada suatu hari Rasulullah SAW melewati depan rumah nenek tersebut. Namun beliau merasa aneh. Tak seperti biasanya, saat itu beliau dapat melewati rumah tersebut dengan mudah tanpa gangguan. ketika pulang, beliau juga tidak melihat nenek tua Quraisy yang bisa mengganggunya.        Keesokan harinya, Rasulullah SAW melewati tempat sama. Dan seperti kemarin, beliau tidak mendapat gangguan dan tidak melihat nenek tua itu. Akhirnya Rasulullah SAw memutuskan untuk menjenguk si nenek tua. Beliau khawatir jangan-jangan terjadi sesuatu terhadap si nenek tersebut.        Maka setela…

Kisah Lelaki Tua & Selimut

Seorang lelaki tua dengan baju lusuhnya masuk ke sebuah toko yang megah. Lelaki yang dengan pakaiannya nampak bahwa ia dari golongan fakir miskin. Para pengunjung toko tersebut (yang rata-rata borjuis) dan pegawai toko tersebut tampak heran dan aneh melihat lelaki tua tersebut, namun tidak dengan pemilik toko tersebut, yang justru memperlihatkan sikap yang profesional dan teramat sangat ramah seolah sedang melayani bos besar."Mau cari apa pak?" Tanya pemilik toko tersebut dengan ramah"Anu... Saya mau beli 6 helai selimut untuk saya dan anak istri saya. tapi...." Jawabnya ragu"Tapi kenapa pak?" Tanya pemilik toko tersebut"Saya hanya punya uang 100 Riyal, apa cukup untuk membeli 6 helai selimut? Tak perlu bagus, yang penting bisa untuk melindungi tubuh dari hawa dingin." Ucapnya polos"Oh cukup pak! Saya punya selimut bagus dari Turki. harganya 20 riyal saja. Kalau Bapak membeli 5, saya kasih bonus 1 helai." Jawab pemilik toko, Siga…

Guru Kesabaran Terbaik

Sejatinya hidup adalah belajar, belajar menjadi insan dan seorang hamba yang terbaik untuk Tuannya, Allah ‘Azza wa Jalla. Belajar dalam setiap jengkal takdir yang menyapa, belajar tentang keikhlasan saat takdir tak sesuai yang kita harapkan, belajar tentang ketegaran, saat takdir mengharuskan kita untuk tegar dalam setiap problem yang menyapa, saat kita tersakiti, saat kita lemah, belajar tawadhu’ dan belajar.. belajar.. belajar lain yang tak bisa saya sebutkan satu per satu, belajar tentang karakter hidup yang telah diajarkan Baginda Nabi Muhammad SAW.
       Ya, seperti halnya yang sudah sedikit saya singgung diatas, bahwa sejatinya kita hidup harus belajar, belajar tentang kehidupan bukan hanya pengetahuan, jika kita belajar tentang ilmu pengetahuan, sudah jelas kita akan berguru kepada Bapak/Ibu Guru di sekolah, tapi jika belajar tentang kehidupan tiada guru resmi, guru kita adalah dari perjalanan hidup kita.
      Mungkin hal itu juga yang sedang saya alami, Allah meletakk…

Resensi Buku AKtifkan Otak Kanan dengan Shalat

Judul Buku : Aktifkan Otak Kanan dengan Shalat
Penulis        : Nor Fadhilah dan A. Yusrianto Elga
Penerbit      : Diva Press
Tahun         : 2012

       Dalam sebuah buku yang ditulis oleh Nor Fadhilah dan A. Yusrianto Elga yang berjudul "Aktifkan Otak Kanan dengan Shalat", penulis memaparkan tentang rahasia-rahasia kecerdasan otak kanan manusia berkaitan dengan ibadah shalat. Pada Bab pertama, penulis memaparkan fakta tentang otak kanan dan beberapa tips mengaktifkan otak kanan otak kanan dengan shalat. pada Bab kedua, penulis menjelaskan tentang hubungan shalat dengan kecerdasan otak kanan, yang mana pada bagian ini penulis menjelaskan tentang peran imajinasi dalam shalat dan fakta adanya God Spot (titik Tuhan dalam otak manusia), di bab ketiga, penulis menjelaskan tentang mengaktifkan otak kanan dengan cara memahami gerakan-gerakkan sholat. sedangkan pada bab 5, penulis menjelaskan beberapa tips mengaktifkan otak kanan dengan dengan cara memahami rahasia dibalik diterapk…

Mari Belajar dari Seekor Keledai

Sahabat Catatan Penaku, semoga kebahagiaan senantiasa menyelimuti kita semua. Kali ini izinkan saya membawa sebuah kisah inspirasi penggugah jiwa yang diceritakan oleh Imam Ibnu Katsir, semoga Allah SWT merahmati beliau. Dari sebuah kisah Syaikh Muhammad bin Mansyur Al-Qobbari. Mari kita simak kisah beliau berikut.
        Tatkala Imam Ibnu Katsir Rahimahullau Ta’ala ‘anhu menyebutkan Syaikh Muhammad bin Masyur Al-Qobbari Rahimahullahu Ta’ala ‘anhu bahwasanya Syaikh Muhammad bin Mansyur Al-Qobbari Rahimahullahu Ta’ala ‘anhu tinggal dikebun miliknya. Beliau mencari nafkah dengan bercocok tanam dikebun miliknya tersebut. Beliau sangat menjaga diri dari maksiat dan memakan makanan yang haram, dan beliau memberikan hasil kebun panennya tersebut kepada orang yang membutuhkan. Beliau selalu menyeru manusia kepada kebaikan dan mencegah dari perbuatan dosa.
      Syaikh Muhammad bin Mansyur Al-Qobbari Rahimahullahu Ta’ala ‘Anhu memiliki kisah yang sungguh unik dan menginspirasi. Dian…